Sabtu, 26 Januari 2013

LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT

Selain dari ikatannya, terdapat cara lain untuk mengelompokan senyawa yakni didasarkan pada daya hantar listrik. Jika suatu senyawa dilarutkan dalam air dapat menghantarkan arus listrik disebut larutan elektrolit, dan sebaliknya jika larutan tersebut tidak dapat menghantarkan arus listrik disebut larutan nonelektrolit.
Glukosa (C6H12O6), etanol (C2H5OH), gula tebu (C12H22O11), larutan urea (CO(NH2)2) merupakan beberapa contoh senyawa yang dalam bentuk padatan, lelehan maupun larutan tidak dapat menghantarkan arus listrik.
Cara pengujian suatu senyawa termasuk elektrolit atau nonelektrolit dapat dilakukan dengan meghubungkan baterai dan lampu bohlam atau amperemeter kemudian ujung kabel dihubungkan pada dua buah elektroda. Satu sebagai anoda (+), satu sebagai katoda (-).
Setelah semua terhubung pengujian dapat dilakukan dengan mencelupkan kedua elektroda ke dalam larutan yang akan diuji dan perhatikan agar kedua elektrode tidak bersentuhan. Ketika elektroda dicelupkan, jika lampu bohlam menyala dan atau terbentuk gelembung udara pada kedua elektroda maka senyawa atau zat tersebut termasuk golongan senyawa elektrolit.
Begitu pula sebaliknya, ketika elektroda dicelupkan lampu bohlam tidak menyala dan atau tidak terbentuk gelembung udara pada kedua elektroda, maka senyawa atau zat tersebut termasuk golongan senyawa nonelektrolit.
clip_image001
Gambar Rangkaian Alat pengujian larutan

Redoks

 Redoks (singkatan dari reaksi reduksi/oksidasi) adalah istilah yang menjelaskan berubahnya bilangan oksidasi (keadaan oksidasi) atom-atom dalam sebuah reaksi kimia.
Hal ini dapat berupa proses redoks yang sederhana seperti oksidasi karbon yang menghasilkan karbon dioksida, atau reduksi karbon oleh hidrogen menghasilkan metana(CH4), ataupun ia dapat berupa proses yang kompleks seperti oksidasi gula pada tubuh manusia melalui rentetan transfer elektron yang rumit.
Istilah redoks berasal dari dua konsep, yaitu reduksi dan oksidasi. Ia dapat dijelaskan dengan mudah sebagai berikut:

Rabu, 23 Januari 2013

Senjata Asli Buatan Indonesia

1. MORTIR KOMANDO ( MO-1 / MO-2 / MO-3 )

MORTIR GABUNGAN


MO-1


MO-2


Spesifikasi MO-2

Caliber : 60 mm
Overall lenght of barrel : 855 mm
Total weight (with baseplate,bipod assembly and sight) : 18.0 kg
Barrel + Breech piece : 8.0 kg
Bipad : 4.5 kg
Baseplate : 5.5 kg
sight 1.1 kg
Elevetion provided Traverse without moving the bipod : 40-79
At 50 elevation : 100 mils
At 70 elevation : 140 mils
Rrange
Maximum range : 4000 m
Minimum range : 200 m
Rate of fire : rapid-20 rds per min

Selasa, 01 Januari 2013

Terowong Zaman Perang Ditemui Di Kelantan



TUMPAT – Kampung Palekbang di sini tiba-tiba menjadi tumpuan apabila tersebar cerita penemuan terowong peninggalan tentera Jepun ketika Perang Dunia Kedua di laman sosial, di blog dan cakap-cakap di kedai kopi sejak seminggu ini.


Kewujudannya terus menjadi teka-teki apabila khabar angin mengatakan terowong tersebut panjangnya 100 kilometer bersambung sehingga ke Takbai, Thailand dan mempunyai lapangan terbang bawah tanah hingga Lalang Luas, Machang.


Dikatakan juga di bawah tanah itu terdapat bekas kubu tentera Jepun, landasan kereta api dan juga ada hasil bumi, yang kini dalam kajian pembangunan ekosejarah selia Kerajaan Negeri Kelantan.

7 Pesawat Asli Buatan Indonesia

Di bidang penguasaan teknologi pesawat terbang, Indonesia telah terkenal sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang memproduksi dan mengembangkan pesawat sendiri. Walaupun di bidang pemasaran produksi pesawatnya sendiri harus kita akui kita masih kalah bila dibandingkan dengan Brazil, yang mengembangkan EMBRAER dan memasarkannya ke seluruh dunia.

Akan tetapi, beberapa tahun belakangan ini, beberapa negara mulai mengalihkan perhatiannya ke pesawat buatan Indonesia, sebut saja Malaysia, Pakistan, UAE, Philipina, dan Korea Utara, serta beberapa negara lainnya. CN-235 tampaknya akan mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas di beberapa tahun kedepan setelah lebih banyak negara yang sadar akan kehandalannya. Malaysia sendiri berencana memesan 4 pesawat tambahan untuk menambah jumlah pesawat CN-235 yang sudah mereka miliki.

Apalagi dengan kejadian jatuhnya pesawat MA-60 milik PT Merpati Nusantara Airlines buatan Xi’an Aircraft International Company semakin menuai opini : ” Kenapa kita tidak menggunakan pesawat produksi dalam negeri saja ? “. Padahal banyak laporan yang melansir bahwa harga pesawat China malahan terlalu mahal dibanding produksi dalam negeri, apalagi ditambah kualitas barang yang patut dipertanyakan, bahkan ada isu yang berkembang bahwa pembelian pesawat China tersebut dibumbui unsur KKN (perlu dicheck ulang kontraknya ?, itu pun perkataan banyak media massa).

Misteri Di Balik Lukisan Monalisa



Sebuah lukisan tua berusia lebih 500 tahun yang digantung di salah satu sudut dinding Museum Louvre di kota Paris, Perancis terus menjadikan misteri yang membingungkan khalayak ramai hingga saat ini. Lukisan cat minyak tersebut menggambarkan seorang gadis yang tidak dinafikan lagi kecantikannya.
Dia kelihatan menghadap ke arah pelukis dengan kedua pergelangan tangannya dirapatkan antara satu sama lain. Sekitar 1503, lukisan itu dibuat oleh Da Vinci.

Da Vinci itu tidak menyelesaikan dengan singkat lukisan tersebut, ketelitian serta berbagai penekanan dalam proses menghasilkan karya seni tinggi yang menyebabkan lukisan berjudul ‘Mona Lisa’ itu rampung empat tahun kemudian. Kini, setelah lebih dari 500 tahun berlalu, lukisan agung dengan lebar 53 cm dan panjang 77 cm itu tergantung di balik cermin yang terlindungi. Sebelum dipindahkan ke suatu galeri khusus pada April 2005, jutaan wisatawan dari seluruh dunia mengunjungi Museum Louvre semata-mata hanya ingin melihat potret yang penuh dengan misteri dan enigma itu.
Selain kekaguman akan karya seni yang memukau, tanda tanya pasti ada dibenak orang-orang yang memerhatikan dengan teliti raut wajah pada lukisan tersebut. Banyak yang mengatakan, jarang sekali manusia yang memiliki senyuman “semisteri” senyuman Mona Lisa. Bentuk senyuman itu tampak berbeda apabila dilihat dari sudut yang berlainan berlainan.

Misteri Dibalik Pasir Hisap

Misteri Dibalik Pasir Pasir Hisap – Pasir hidup adalah mekanisme paling unik alam semesta, ia mungkin terpendam di pantai tepi sungai atau bahkan mungkin di halaman belakang sekitarnya, dengan tenang menunggu orang-orang mendekat, membuat orang sulit maju ataupun mundur.

Pada tahun 1692, di pelabuhan Jamaika, pernah terjadi pasir hidup yang terbentuk dari larutan tanah akibat gempa, belakangan menyebabkan 1/3 kota hilang, dan tragedi yang menewaskan 2000 jiwa manusia.

Danau yang tampak tenang di selatan Inggris, fyord atau teluk sempit di Alaska yang indah tapi berbahaya dan daerah lainnya pernah terjadi peristiwa manusia terperangkap ke dalam pasir hidup.

Namun, sebagian besar orang kerap tidak pernah menjumpai pasir hidup, apalagi menyaksikan sendiri orang terperosok ke dalam pasir hidup atau mengalaminya sendiri. Kesan orang-orang terhadap pasir hidup terutama berdasarkan berbagai film yang ditontonnya. Suasana atau pemandangan yang diciptakan dalam film melukiskan pasir hidup adalah suatu momok yang dapat menghisap manusia ke lubang tak berdasar.

Inilah 10 Negara dengan Harga Bensin Termahal di Dunia



Setiap terjadi kenaikan harga bahan bakar minyak di negara kita, kita hampir selalu mengeluh dan tidak dapat menerima kebijakan pemerintah tersebut dengan mudah. Kita akan mencoba membandingkan dengan harga BBM di negara lain yang lebih murah dan berharap pemerintah akan membatalkan kebijakannya tersebut. Lain kali, cobalah anda sekali-kali membandingkan harga bensin dengan harga di negara-negara berikut. Mungkin anda akan sedikit bersyukur dengan harga bensin di negara kita, karena jika harga bensin kita seperti negara-negara di bawah, anda mungkin akan berpikir untuk menukar mobil anda dengan sepeda. Dan berikut 10 Negara dengan Harga Bensin Termahal.

Rumah Perlindungan Untuk Hari Kiamat Dijual



BENTUK rumah perlindungan yang dibina Seyfried di Salt Lake Utara, Utah pada 12 Disember lalu.




WASHINGTON - Syarikat Utah Shelter System yang dikendalikan Paul Seyfried menghasilkan beberapa buah rumah perlindungan untuk kegunaan orang ramai menghadapi pelbagai bencana seperti peperangan nuklear, kimia, biologi, bencana alam dan hari kiamat.


Harga rumah itu adalah antara AS$51,000 (RM155,738) hingga AS$64,000 (RM195,471).


Seyfried menghasilkan rumah tersebut dengan menggunakan keluli di Salt Lake Utara, Utah.


Rumah itu turut dilengkapi dengan tandas. - Agensi



Read more: http://takserius.blogspot.com/2012/12/berita-hangat-rumah-perlindungan-untuk.html#ixzz2GiZFbgxY